.quickedit { display:none; }

Tinggal pilih entri yang kamu suka

Wednesday, January 9, 2019

Beda jenis kulit, beda perawatan

Guys, biasanya apa-apa saja sich yang kamu lakukan sebelum memilih pelembab atau pembersih wajah kamu?
Dulu sewaktu aku masih kuliah, biasanya aku pakai pelembab yang banyak direkomendasikan teman-temanku. Kalau aku lihat wajah temanku yang pakai produk itu kelihatan bersih, dan cerah. Aku ngikut deh. Nah, hasilnya ada yang cocok, bahkan ada juga yang membuat kulit wajahku jadi kering. Dari situ aku paham, ternyata setiap orang punya tipe kulit wajah yang berbeda-beda.
Sebelum melakukan perawatan wajah, kenali dulu tipe kulit wajah kita. Mengenali kulit wajah itu penting, supaya kita memakai pelembab atau pembersih yang saat itu nutrisinya dibutuhkan oleh kulit.

‌Kulit wajah normal
Beruntung sekali kalau tipe kulit wajahmu ini termasuk kategori normal. Karena biasanya kamu jarang menghadapi masalah kulit, seperti jerawat, komedo. Jenis kulit ini memiliki keseimbangan kandungan air dan minyak, sehingga wajah tidak terlalu kering dan tidak terlalu berminyak. Ukuran pori-pori wajah juga cenderung medium dan bertekstur lembut. Perawatan untuk tipe kulit ini juga enggak ribet. Cukup gunakan pelembab dan cleanser yang lembut.
‌Kulit wajah kering
Tipe kulit berwajah kering ini dikarenakan kurangnya kelembaban di lapisan kulit terluar dan produksi sebum mengalami penurunan sehingga wajah tampak kelihatan retak, kasar dan pori-pori hampir tidak kelihatan. Selain itu, tipe kulit ini juga terasa kencang sehabis memakai pembersih dan tidak kenyal. Tipe kulit ini juga biasanya mudah muncul garis-garis keriput halus, kulit tampak kusam dan cenderung sensitif. Biasanya penuaan dini di awali dari kulit yang kering ini.
Faktor genetik, mencuci wajah pakai air hangat, penuaan, radiasi ultraviolet, atau bahan yang terkandung dalam kosmetik dan obat-obatan juga menjadi faktor penyebab kulit kita menjadi kering.
‌Kulit wajah berminyak
Kebalikan dari kulit wajah kering adalah kulit berminyak. Kulit berminyak terjadi karena kelebihan produksi sebum di kelenjar minyak. Akibat dari produksi minyak yang berlebih, pori-pori mengalami penyumbatan sehingga jerawat dan komedo sering muncul. Wajah tipe kulit ini biasanya tampak mengkilap, berpori-pori besar dan kulit terlihat berkilau tapi kusam.
‌Kulit wajah sensitif
Tipe kulit wajah ini memiliki kepekaan yang rendah sehingga mudah alergi dan iritasi oleh hal-hal tertentu. Kulit wajah sensitif mudah mengalami kemerahan, gatal, kering, pengelupasan bahkan meradang jika kontak dengan pemicunya. Pemicunya bisa jadi faktor lingkungan, makanan, tanaman, dan penggunaan kosmetik.
‌Kulit wajah kombinasi
Kulit wajah kombinasi perpaduan antara kulit berminyak dan kering. Kulit berminyak biasanya di area T-zone (dahi, hidung, dagu) dan di daerah pipi cenderung kering.

Nah kamu tipe kulit yang mana?
Sebelum memilih kosmetik, kenali tipe kulit kamu dan sesuaikan. Kalau ada perubahan jenis kulit, bisa diganti ya. Oh ya, memakai produk yang berganti-ganti juga dapat memaksimalkan kulit wajah, so tetap sesuaikan dengan kulit wajahmu ya.

1 comment:

Terimakasih telah berkunjung ke blog saya ^_^

Salam Cahaya ^_^